Manfaat Manggis Untuk Kesehatan

Manggis merupakan salah satu buah tropis yang memiliki warna ungu tua agak kemerahan dengan daging buah berwarna putih dan berair. Buah yang satu ini bahkan dikenal sebagai ratu buah, karena memiliki bentuk dan rasa yang unik.

Manggis atau Garcinia mangostana diduga merupakan tanaman yang berasal dari Myanmar atau Thailand. Selama berpuluh tahun, tanaman tersebut dibudidayakan di berbagai kawasan Asia Tenggara yang lain. Misalnya saja seperti Vietnam, Sri Lanka, dan juga India.

Buah tropis ini mengandung senyawa yang bersifat antikanker. Di kawasan Asia Tenggara, daun, kulit kayu, dan juga kulit buahnya banyak dimanfaatkan untuk pengobatan karena kandungan pektinnya yang berlimpah. pektin juga digunakan untuk pengobatan. Berikut beberapa manfaat manggis untuk kesehatan diambil dari banyak sumber:

1. Sumber Antioksidan

Buah manggis mengandung antioksidan dan juga vitamin yang kaya. Salah satunya kandungan antioksidan yang banyak ditemukan di buah manggis ialah xanthones. Dalam buah manggis setidaknya ada 20 jenis senyawa antioksidan, yang kebanyakan ditemukan di dalam kulitnya.

Xanthones bekerja dengan cara menekan stres oksidatif yang terjadi akibat radikal bebas. Senyawa tersebut melindungi tubuh dengan merusak partikel radikal bebas. Sehingga tubuh terlindungi dari berbagai penyakit, seperti flu dan pilek biasa, hingga menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko kanker.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Perpaduan antara vitamin C dan Xanthones di dalam buah manggis bekerja sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Senyawa Xanthones mencegah paparan radikal bebas yang merusak, sementara Vitamin C membantu meningkatkan produksi sekaligus fungsi dari sel darah putih atau leukosit yang bertanggung jawab besar penuh atas daya tahan tubuh yang baik.

3. Menurunkan Risiko Kanker

Kandungan Xanthone yang tinggi di kulit manggis sangat baik dalam mencegah adanya risiko kanker. Menurut jurnal ilmiah, xanthone dalam kulit manggis mengandung sifat chemopreventive. Sifat tersebut berpotensi dikembangkan sebagai agen mencegah kanker ataupun kombinasi pengobatan antikanker.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa senyawa xanthones mampu menghambat tumbuhnya sel kanker dalam tubuh. Termasuk di area payudara, perut, maupun jaringan paru-paru.

4. Mengatasi Masalah Pencernaan

Buah dan juga kulit manggis sangat efektif untuk menjaga kesehatan pencernaan. Misalnya meredakan masalah lambung seperti halnya diare dan juga disentri. Kulit manggis bisa digunakan untuk pengobatan diare secara tradisional, dengan mengkonsumsi air rendaman kulit dari buah manggis.

Ramuan tersebut bisa diberikan untuk semua kalangan usia yang terkena diare, baik orang dewasa maupun anak-anak. Sementara untuk masalah disentri, kulit buah manggis yang sudah dikeringkan bisa ditumbuk hingga jadi bubuk kemudian diseduh.

5. Sebagai Anti Peradangan

Ekstrak dari kulit buah manggis memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-alergi yang mampu menghambat terjadinya pelepasan prostaglandin dan histamin yang berkaitan erat dengan adanya peradangan di dalam tubuh.

6. Mengontrol Kadar Gula Darah

Penelitian yang dilakukan selama 26 minggu pada wanita bertubuh gemuk memperlihatkan jika mereka yang mendapatkan asupan ekstrak manggis sebesar 400 mg setiap hari, di dalam tubuhnya terjadi pengurangan yang cukup signifikan terhadap resistensi insulin yang menjadi faktor resiko munculnya diabetes, dibandingkan kelompok lainnya.

Selain itu, manggis bisa menjadi sumber serat yang cukup baik, karena nutrisi yang diperoleh mampu membantu menstabilkan kadar gula darah dan menekan resiko nya. Kombinasi dari kandungan xanthone serta serat di dalam buah manggis tentu mampu membantu menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Tapi tentunya, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikannya.

7. Menjaga Kesehatan Kulit

Paparan sinar ultraviolet menjadi penyebab paling umum ada nya kerusakan kulit dan juga pemicu utama dari kanker kulit serta tanda-tanda penuaan.

Sejumlah ahli melakukan penelitian terhadap tikus yang diberikan pengobatan berupa ekstrak manggis menunjukkan adanya efek perlindungan dari radiasi ultraviolet-B atau UVB pada kulit.

Ditambah lagi, beberapa penelitian juga menunjukan adanya peningkatan elastisitas kulit karena pemberian ekstrak manggis sekitar 100 gr secara rutin setiap hari.

Sejumlah peneliti menegaskan jika kandungan antioksidan dan juga sifat anti inflamasi yang terkandung dalam buah manggis dan kulitnya menjadi alasan utama dari manfaat tersebut. Meskipun demikian, perlu adanya penelitian secara mendalam dan menyeluruh untuk mengembangkan buah tropis yang satu ini untuk kesehatan. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *