Kerangka Makalah

Kerangka Makalah

Saat menempuh pendidikan baik sekolah maupun perkuliahan, menulis makalah menjadi sesuatu yang wajib dilakukan oleh para siswa. Dalam pembuatannya pun, setiap siswa dituntut bisa menghasilkan makalah yang benar dan bisa dibilang mendekati kata sempurna. Dimulai dari kerangka pembahasan, penggunaan tata bahasa, hingga format halaman dan lain sebagainya.

Dalam proses penyusunan makalah, kerangka menjadi salah stau hal yang cukup penting. Pasalnya, dengan kerangka Anda bisa lebih mudah dalam menyusun makalah yang berurutan sesuai pembahasan. Selain itu, kerangka makalah juga bisa meminimalikan adanya revisi. Berikut susunan dari kerangka makalah yang bisa membantu Anda dalam membuat makalah lebih mudah.

1. Sampul

Sampul atau cover merupakan halaman luar dari sebuah makalah. Di dalam sampul biasanya berisi judul makalah dan juga nama penyusun, logo lembaga atau institusi, tempat, serta tahun pembelajaran atau tahun ajaran atau tahun terbit. Di dalam penulisannya nama penyusun ditulis dengan nama terang yang jelas tanpa disingkat. Selain itu, tidak ada penyebutan gelar maupun penggunaan huruf kapital.

2. Kata Pengantar

Di dalam kata pengantar biasanya berisi tentang paparan singkat namun mencakup keseluruhan ini mengenai penelitian atau pembahasan dalam makalah. Dalam kata pengantar ini, bisa dikatakan membahas tentang isi makalah secara keseluruhan namun bersifat umum.

Selain itu dalam kata pengantar juga terdapat kalimat-kalimat persembahan yang ditujukan untuk berbagi pihak yang berkontribusi, serta harapan dari pembuatan makalah tersbeut. Dalam sejumlah karya ilmiah, misalnya tesis atau skripsi, kalimat persembahan bisa diletakkan dalam bagian atau satu halaman tersendiri.

3. Daftar Isi

Dalam halaman daftar isi biasanya memuat berbagai macam informasi penting mengenai halaman isi di makalah. Tujuannya agar pembaca bisa lebih mudah dalam menemukan setiap bab maupun sub-bab yang ada dalam makalah. Dalam daftar isi bahkan juga memuat berbagai daftar gambar, table, hingga daftar lampiran (bila ada).

Dalam proses pembuatan daftar isi, biasanya harus melakukan editing heading terlebih dulu, supaya poin-poin bahasan yang ada dalam makalah bisa ditemukan dengan mudah. Dan membuat pembaca mengetahui inti dari pembahasan dalam makalah tersebut. Anda bisa menggunakan Word untuk membuat halaman daftar isi, di menu references serta table of content untuk membuat makalah jadi lebih baik.

4. Bab Pendahuluan

Pendahuluan merupakan bab yang menjadi membahas tentang topik penelitian ataupun observasi dalam sebuah makalah yang disusun dengan sudut pandang penyusun. Dalam pendahuluan biasanya memiliki sub bab pembahasan yang lebih mendalam, berikut diantaranya.

a. Latar Belakang Masalah

Dalam latar belakang masalah, biasanya membahas mengenai penyebab atau alasan yang melatari pembuatan materi makalah secara umum. Serta mengapa, materi atau tema tersebut perlu dilakukan analisa secara mendalam dalam makalah. Penulisan isi dari latar belakang masalah ini harus ditulis secara jelas dengan penjelasan yang mudah dipahami.

b. Rumusan Masalah

Rumusan masalah berisi tentang pokok permasalahan yang ditemukan. Umumnya rumusan masalah ditulis dengan singkat serta padat yang berisi beberapa poin penting pertanyaan penelitian. Biasanya berisi 2 hingga 3 pertanyaan. Agar bisa menjadi kerangka makalah yang mendekati sempurna maka poin dalam rumusan masalah, isi hingga kesimpulan dalam sebuah makalah harus memiliki kesesuaian.

c. Tujuan Penelitian

Di dalam sub-bab pendahuluan ini, biasanya memuat tentang tujuan-tujuan yang ingin dicapai dari adanya penelitian yang dilakukan. Pada intinya, di dalam sub-bab ini berisi tentang jawaban dari rumusan masalah yang ada dalam sub-bab sebelumnya.

d. Manfaat Penelitian

selanjutnya dalam sub-bab manfaat penelitian, di dalamnya akan menguraikan tentang apa saja manfaat dan keuntungan yang dapat diperoleh dari penelitian tersebut. Manfaat tersebut dapat berupa manfaat secara akademis maupun manfaat praktis yang bisa diperoleh penulis maupun pihak lain yang berkepentingan.

5. Bab Tinjauan Pustaka

Dalam bab ini biasanya mengulas tentang berbagai hal tentang teoriyang digunakan dalam pembuatan makalah. Berikut diantaranya.

a. Kajian Teori

Penelitian yang dilakukan merupakan akumulasi pengetahuan yang sudah sebelumya ditulis. Di bagian ini penulis mereview atau mengkaji kembali temuan dari penelitian sebelumnya yang memiliki keterkaitan dengan topik penelitian.

b. Batasan Konseptual

Di dalam sub-bab ini biasanya berisi tentang berbagai macam definisi dari sejumlah istilah akademik yang kerap muncul dan digunakan dalam penelitian tersebut. Definisi istilah akan membantu pembaca agar lebih bisa memahami maksud yang ingin disampaikan penulis.

c. Kerangka Teoritis

dalam sub-bab kerangka teoritis berisi tentang pendekatan teoritis seperti apa yang dipergunakan oleh penulis dalam melakukan pembahasan topik penelitian dalam makalah yang dibuatnya. Teori ini bisa diibaratkan sebagai lensa yang dipakai untuk memandang sebuah persoalan secara objektif.

d. Hipotesa

Hipotesa ini muncul dalam riset kuantitatif. Di bagian ini, penulis akan menuliskan semua asumsi dasar yang bisa saja muncul dari hubungan antara variabel yang akan diuji di dalam penelitian yang dilakukan.

6. Bab Metodologi

Dalam bab metodologi ini biasanya berisi tentang metode maupun teknik yang diambil untuk menghasilkan sebuah penelitian secara mendalam.

a. Metode Penelitian

Sub-bab yang satu ini biasanya berisi mengenai perihal pendekatan dan juga jenis penelitian yang dipergunakan. Pilihan dari metode penelitian sangat tergantung dari formulasi pertanyaan penelitian yang dibuat sebelumnya. Pendekatan dari sisi penelitian sosial lazimnya terdiri atas pendekatan kuantitatif serta kualitatif. Jenis penelitian tersebut pun sangat beragam, mulai dari penelitian deskriptif, etnografi, eksperimental, studi kasus, dan lain sebagainya.

b. Teknik Pengumpulan Data

Dalam sub-bab ini biasanya berisi tentang cara yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data maupun informasi dalam penelitian. Bagian tersebut meliputi penjelasan mengenai populasinya siapa saja, bagaimana caranya sampel diambil, kemudian apa yang bisa membuat data yang dikumpulkan bisa valid dan juga reliabel.

c. Teknik Analisis Data

Sub-bab ini berisi tentang bagaimana cara penulis melakukan analisis atau penelitian terhadap data-data atau informasi yang telah dikumpulkan. Dalam penelitian kuantitatif, penulis wajib mencantumkan metode dalam proses pengukuran variabel yang dipergunakan. Sedangkan dalam penelitian kualitatif, penulis perlu menjelaskan bagaimana proses coding dilakukan.

7. Bab Pembahasan

Selanjutnya masuk ke bab pembahasan. Dalam bab ini biasanya semua hasil penelitian penulis dipaparkan secara mendalam dan lebih detail. Supaya pembaca makin memahami apa yang hendak disampaikan oleh penulis dalam makalah tersebut.

a. Deskripsi Hasil Penelitian

Dalam sub-bab ini menerangkan tentang semua temuan penelitian yang telah dilakukan penulis dan kemudian ditulis dengan uraian naratif atau deskriptif. Uraian tersebut umumnya hanya sebatas menjawab beberapa pertanyaan mengenai ”apa”, tanpa melakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai temuan penelitian yang lebih detail. Misalnya saja dengan menjelaskan adanya hubungan sebab akibat yang ada antar variabel.

b. Analisa Hasil Penelitian

Menerangkan mengenai hasil temuan dari penelitian yang sudah dilakukan dan kemudian dijelaskan dengan lebih detail. Beberapa uraian eksploratif ataupun kausalitas juga dipaparkan dengan lebih jelas dalam bagian ini.

c. Diskusi

Di bagian ini, penulis merujuk kembali dalam kajian teori untuk melihat dan membandingkan, juga mendiskusikan berbagai temuan penelitian dengan temuan dari penelitian sebelumnya yang ditulis dalam kajian teori. Penulis juga boleh mengklaim jika temuannya telah melengkapi atau bahkan bisa membantah temuan dari penelitian yang sebelumnya sudah dengan penjelasan secara logis.

8. Bab Penutup

Dalam bab ini, berisi beberapa kesimpulan mendasar dari proses penelitian yang dilakukan oleh penulis.

a. Kesimpulan

Dalam sub-bab penutup ini, kesimpulan akan menjelaskan hasil penelitian dalam rangkuman secara singkat. Dalam sejumlah karya ilmiah, penulis dapat memasukan berbagai rekomendasi yang sudah dihasilkan. Terlebih jika penelitiannya sangat berkaitan dengan proses pembuatan ataupun evaluasi kebijakan.

9. Daftar Pustaka

Dalam bagian ini, biasaya berisi sejumlah daftar referensi yang penulis gunakan dalam proses penelitian. Kaidah dalam penulisan daftar pustaka diwajibkan sesuai dengan ketentuan yang sudah diiberikan institusi terkait.

10. Lampiran

Dalam halaman lampiran, biasanya berisi mengenai dokumen krusial yang relevan dan jika tidak dilampirkan, maka validitas dari data penelitian yang digunakan dapat menurun.

Demikian tadi penjelasan tentang kerangka makalah yang bisa digunakan sebagai rujukan atau referensi untuk menulis sebuah makalah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *