Siklus Daur Hidup Nyamuk Beserta Gambar

  • by
Siklus Daur Hidup Nyamuk Beserta Gambar

Beberapa orang ingin menjadikan tidur malam adalah singgasana nyaman untuk menyegarkan tubuh agar esok pagi saat bekerja sudah segar kembali untuk bekerja. Namun taka rang, nyamuk datang dan mengigiti tubuh sehingga membuat tidak nyaman. Meskipun sudah menutup jendela, masih ada saja nyamuk yang mengisap darah tanpa ampun. Maka dari itu, tak heran jika nyamuk disebut-sebut sebagai serangga penggagu. 

Tapi jika Anda sudah mengetahui negatif dari nyamuk ini, apakah anda juga tahu bagaimana daur hidup nyamuk? Ini yang sering salah. Karena telah mengetahui bahwa nyamuk memiliki sisi buruk yaitu mengganggu kehidupan manusia dan menydot darahnya, orang sering tidak mau tahu bagaimana daur hidup nyamuk. Padahal setelah mempelajari daur hidup nyamuk, maka Anda jadi tahu bagaimana cara mencegah kembang biak nyamuk di rumah Anda sendiri. Berikut adalah daur hidup nyamuk dari mulai perkawinan hingga bertelurnya nyamuk dan berkembang biak :

Proses Daur Hidup Nyamuk 

1. Perkawinan

Proses Daur Hidup Nyamuk

Taka da proses pembuahan jika tidak diawali dengan proses perkawinan. Pertama, nyamuk jantan akan lebih dulu datang ke sarang baru, kemudian diikuti oleh nyamuk betina. Setelah keduanya bertemu, nyamuk jantan segera mengawini nyamuk betina sebelum pergi menghisap darah. Nyamuk betina hanya akan kawin sekali dalam hidupnya. Ia juga bergantung pada air, karena proses bertelurnya berada di air. 

2. Telur nyamuk

Telur nyamuk

Nyamuk betina akan mencari tempat air yang tenang untuk meletakkan telurnya. Telurnya berukuran kurang dari 1 mm, sehingga sangat jarang bisa dilihat manusia. Nyamuk sekali bertelur bisa mengeluarkan 300 telur nyamuk, dan itu bisa menetas dalam waktu sehari atau dua hari kemudian. Namun jika telur nyamuk tidak terkena air, atau berada di tempat yang kering, maka telur nyamuknya tidak akan menetas. 

3. Jentik Nyamuk

Jentik nyamuk berbentuk seperti benang yang panjang dan tipis berwarna hitam. Ia bernapas menggunakan ekornya. Jentik nyamuk harus hidup di dalam air, jika tidak maka ia akan segera mati. Jentik nyamuk bisa berkembang menjadi nyamuk biasanya dalam waktu 8 sampai 10 hari. Tapi tergantung dengan temperatur, suhu, udara dan banyaknya predator. Jentik nyamuk memakan organism yang ada di dalam air, atau biasanya saling memangsa jentik lainnya. 

4. Pupa

Pupa

Dalam fase ini, nyamuk harus berusaha keras menghindari air setelah keluar dari kempompongnya. Ya, fase ini yaitu dimana nyamuk berada dalam kepompong. Biasanya hanya butuh waktu sehari atau dua hari saja, sehingga sangat cepat baginya untuk segera bisa terbang agar tidak mati terendam air. Selama menjadi pupa, nyamuk bernapas lewat tanduk thorakis yang ada di dalam gelung thorakis. 

5. Nyamuk 

Nyamuk

Setelah semua proses di atas selesai, proses terakhir yaitu menjadikan nyamuk berubah menjadi nyamuk secara sempurna. Fase ini adalah dimana nyamuk mulai mengelilingi dunia dan bergerak bebas dan sejauh-jauhnya. Setelah menjadi nyamuk, ia hanya butuh satu atau dua hari untuk melakukan proses perkawinan dengan nyamuk betina. Maka dari itu, tak heran jika populasi nyamuk di seluruh dunia terus bertambah dan bertambah. 

Patut mengetahui proses daur hidup nyamuk, karena dengan begitu, faktor terjadinya pertumbuhan nyamuk di lingkungan warga yaitu karena banyak masyarakat yang tidak tahu bagaimana memperlambat proses perkawinan nyamuk. Alangkah lebih baiknya, sebelum nyamuk menjadi wabah di lingkungan masyarakat, maka sebagai manusia yang sadar akan kehadiran dan proses kelahirannya, maka tidak perlu suruhan panjang lebar untuk segera lakukan upaya pencegahan nyamuk di lingkungan Anda. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *