Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum: Terbukti Berhasil!

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Budidaya belut merupakan salah satu bisnis yang menggiurkan untuk dicoba. Bagi Anda yang tertarik untuk menjalankan usaha belut, simak pembahasan mulai dari cara budidaya belut hingga proses pembibitan dan memilih pakan yang baik untuk belut.

Bagaimana Cara Budidaya Belut yang Mudah Dilakukan di Rumah?

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Berikut ini merupakan beberapa cara membudidayakan belut yang dapat Anda terapkan. Sebelum menuju ke pembahasan, beberapa teknik berikut ini merupakan cara budidaya belut tanpa lumpur, sehingga Anda dapat dengan mudah mempraktikkannya di rumah.

Cara Budidaya Belut dengan Terpal

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Berdasarkan analisa budidaya belut kolam terpal, perhitungan keuntungannya cukup menggiurkan. Dengan membeli bibit yang harganya tidak terlalu mahal, Anda sudah bisa memperoleh keuntungan berlipat. Budidaya belut di kolam terpal dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

1. Siapkan 5 Jenis Kolam Terpal yang Terpisah

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Ternak belut di kolam terpal membutuhkan 5 jenis ukuran kolam yang berbeda sesuai tahap perkembangan belut, yakni kolam pemijahan dengan kapasitas 5 ekor induk per meter persegi, kolam pendederan untuk belut berukuran 1-2 cm dengan daya tampung 500 ekor per meter persegi.

Lalu dibutuhkan juga kolam belut remaja yang berukuran 3-5 cm dengan isi 250 ekor per meter persegi, kolam pemisahan untuk belut berukuran 5-8 cm yang berisi 100 ekor per meter persegi, dan kolam pemisahan untuk belut yang berukuran 15-20 cm dengan tampungan 50 ekor per meter persegi. Pemisahan ini bertujuan untuk mengetahui ukuran belut, indukan, serta anakan dan untuk menghindari sifat karnivor pada belut.

2. Menyiapkan Media Pemeliharaan

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Kelima jenis kolam tadi diberi beberapa lapis media yang terdiri dari jerami, pupuk, dan pelepah pisang. Kemudian isi kolam terpal menggunakan air hingga ketinggian 30-50 cm. Diamkan media pemeliharaan selama 1-2 minggu sebelum memasukkan belut.

3. Pemilihan Bibit Belut

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Langkah kedua dalam cara ternak belut di kolam terpal adalah memilih bibit belut yang sehat, bebas luka, tidak lemas ketika dipegang, lincah, dan usahakan memiliki ukuran yang seragam.

4. Pemberian Pakan

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Tahap yang tak kalah penting dari cara beternak belut di kolam terpal adalah pemberian pakan alami. Namun, Anda juga dapat memberi pakan olahan daging dengan pelet. Sebaiknya Anda menyesuaikan pemberian pakan dengan ukuran belut. Lanjutkan proses ini hingga belut siap untuk dipanen.

Cara Budidaya Belut di Kolam Tembok

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Budidaya belut air bersih di dalam kolam tembok memerlukan pasokan air yang banyak. Namun, jika Anda menggunakan cara beternak belut ini, Anda dapat menghemat lahan karena Anda dapat menyusunnya menjadi tiga tingkatan atau lebih. Langkah-langkah yang perlu Anda lakukan adalah:

1. Siapkan Tempat dan Air

Jika Anda sudah memiliki kolam untuk menerapkan cara budidaya belut menggunakan kolam tembok, selanjutnya Anda harus mengisinya dengan air bersih dan jernih dengan suhu 26-28 derajat celcius, serta tidak terdapat kandungan zat kimia beracun. Sebaiknya Anda menghindari penggunaan air PDAM karena terdapat kandungan kaporit yang tinggi, air sumur bor yang minim kandungan oksigen, serta air limbah.

2. Memilih Bibit Belut

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Pilihlah belut yang tidak luka atau cacat, memiliki ukuran 10-12 cm, bergerak lincah, warnanya tidak pucat, dan jika dipegang tubuh belut terasa keras.

3. Menebarkan Bibit Belut

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Karena menggunakan wadah kolam, Anda dapat menebarkan benih lebih banyak. Untuk kolam berukuran 1×1 meter, Anda dapat menebar benih sebanyak 30 kg.

4. Memberi Pakan

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Sangat penting untuk memperhatikan asupan nutrisi belut, tapi jangan memberikan pakan terlalu banyak karena dapat menyebabkan air cepat kotor dan berakibat belut rentan sakit dan mati. Sebaliknya, jika Anda kurang memberi pakan, maka dapat muncul sifat kanibalisme belut dan pertumbuhannya menjadi lebih lama.

5. Perawatan Belut

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Perhatikan kualitas air, teratur dalam memberi pakan sesuai takaran, dan segera melakukan penanganan jika menemukan belut yang sakit. Pastikan pH air berada di kondisi ideal. Anda dapat mengganti air atau mensirkulasikan air kolam menggunakan bantuan alat.

6. Memanen Ternak Belut

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu mengangkat belut menggunakan jaring dan menguras kolam. Masukkan belut-belut yang telah Anda panen dalam drum sebelum Anda memasarkannya.

Cara Budidaya Belut di Drum

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Budidaya belut di drum plastik ternyata dapat mendatangkan keuntungan yang lumayan. Jika Anda tertarik untuk mencoba cara beternak belut di drum yang mudah dan murah ini, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Siapkan Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Terdapat beberapa komponen yang perlu Anda siapkan sebelum memulai cara budidaya belut sawah dalam drum ini, yaitu drum plastik dengan ukuran yang sesuai jumlah belut. Usahakan Anda tidak meletakkan terlalu banyak belut dalam satu tong. Selanjutnya Anda dapat menyiapkan pakan, vitamin, maupun zat lain yang dapat menunjang perkembangan belut.

2. Siapkan Bibit Belut yang Akan Anda Budidayakan

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Anda dapat memilih jenis belut dengan kualitas baik yang memiliki ciri-ciri bergerak lincah dan nafsu makannya tinggi. Selain itu, penting pula untuk memilih jenis belut dengan suhu yang sama seperti suhu di tempat Anda agar mempermudah perawatannya.

3. Menyusun Habitat Belut

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Agar proses perkembangbiakan dapat berjalan sempurna, letakkan jerami di bagian dasar drum dengan tebal sekitar 10 cm, tuangkkan 1 liter mikroorganisme starter, tambahkan kompos dengan ketebalan kurang lebih 5 cm, masukkan secara merata pupuk TSP sekitar 5 kg, terakhir isilah drum dengan air di atas media tersebut minimal 5-10 cm atau Anda juga dapat menyesuaikan besar drum yang Anda gunakan.

4. Menyebarkan Bibit Belut

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Langkah selanjutnya dari budidaya belut dalam drum adalah masukkan satu per satu bibit ke dalam drum. Usahakan Anda menempatkan belut berdasarkan jenisnya, yaitu belut yang masih berusia muda berada di wadah yang sama begitupun belut yang lebih besar di dalam wadah berisi belut besar.

5. Masa Perawatan

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Anda dapat melakukan perawatan dengan memberi makan dan nutrisi secara teratur. Anda juga dapat memasukkan plankton sebagai pakan tambahan. Anda juga perlu menjaga kebersihan dengan rutin mengganti air serta membersihkan drum.

6. Masa Panen Belut

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Jika Anda sudah melakukan perawatan sesuai panduan, maka Anda bisa memanen belut dalam waktu 3 sampai 4 bulan sejak masa tanam pertama atau Anda bisa memanen belut yang telah mencapai berat 200 gram dan rentang tubuh 10-14 cm.

Bagaimana Cara Mengawinkan Belut yang Tepat Sesuai Teknik Budidayanya?

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Berikut merupakan cara membuat bibit belut sawah di antaranya:

1. Tahap Persiapan dan Pemeliharaan Belut Indukan

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Ketika Anda baru saja membeli belut, sebaiknya Anda mengecek terlebih dahulu kondisi belut, apakah terdapat luka, memar, atau belut sedang sakit. Jika Anda menemukan belut dengan ciri-ciri tersebut, sebaiknya pisahkan.

Peliharalah induk belut dalam satu wadah sebelum Anda memulai pembenihan. Tujuannya agar induk belut mencapai kondisi matang gonad dan dapat dikawinkan secara bersamaan agar hasil benih lebih seragam.

Cara budidaya belut sawah dalam tahap ini memerlukan media air tawar bersih tanpa lumpur dan pelepah pisang sebagai tempat perlindungan belut dari sinar matahari. Anda dapat memberikan pakan pelet, keong mas, atau ikan kecil pada sore hari menjelang malam. Tak hanya menggunakan drum, Anda juga dapat menerapkan tahap ini pada cara budidaya belut di kolam terpal maupun kolam dinding.

2. Membuat Media Pembenihan

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Tahap selanjutnya dari cara membuat bibit belut adalah Anda dapat membuat media pembenihan sesuai cara budidaya yang telah dijelaskan di atas. Sebelum media pembenihan siap digunakan, Anda perlu mengecek menggunakan bilah bambu atau ranting. Tusukkan pada bagian dasar wadah. Jika muncul cukup banyak busa dan tercium bau menyengat, tandanya media belum siap untuk digunakan.

3. Menyeleksi Induk Belut yang Siap Pijah

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Setelah media pembenihan siap digunakan, selanjutnya Anda dapat melakukan seleksi induk belut dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Belut jantan : kulit berwarna agak gelap, bentuk kepala tumpul menyerupai busur, panjang tubuh mencapai 30-40 cm atau lebih.
  • Belut betina : kulit berwarna lebih cerah, bentuk kepala lebih kecil dan runcing, panjang tubuh kurang dari 30 cm.

Jika Anda sudah selesai menyeleksi induk belut, Anda sudah dapat menebarnya dalam wadah pembenihan. Anda juga dapat melakukan hal yang sama pada ternak belut kolam terpal.

Bagaimana Teknik Pemijahan Belut Air Bersih?

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Selanjutnya, memasuki tahap pemijahan belut. Teknik pemijahan belut secara buatan ini bertujuan untuk menghasilkan belut anakan. Teknik ini dapat Anda gunakan jika Anda menerapkan budidaya belut kolam terpal.

Namun, jika Anda menerapkan cara beternak belut di drum menggunakan wadah drum plastik yang dipotong menjadi dua, Anda dapat menebarkan belut induk dengan perbandingan belut jantan dan betina sebesar 1:5. Namun, jika wadah yang Anda gunakan lebih besar seperti kolam terpal atau kolam dinding, Anda bisa menyesuaikan dengan perbandingan tersebut.

Jika Anda menerapkan cara pemijahan belut ini, maka selama masa pemijahan Anda perlu memberikan belut pakan berupa ikan-ikan kecil , potongan bekicot, atau potongan keong mas. Setelah kurang lebih dua minggu, Anda dapat mengecek media menggunakan ranting hingga muncul satu gelembung bersih, lalu tancampak ranting di tempat munculnya gelembung tersebut. Biarkan lagi selama satu minggu hingga media pemijahan siap dibongkar.

Akhirnya setelah Anda melalui serangkaian cara budidaya belut air bersih, Anda dapat memanen benih-benih yang dihasilkan. Caranya, keluarkan media lumpur dari dalam wadah menggunakan baskom. Anda harus teliti dan perlahan-lahan menangkap anakan belut. Setelah semua benih berhasil terkumpul, cuci benih tersebut dan masukkan dalam media penampungan benih yang baru.

Cara ternak belut sawah di tahap ini Anda perlu menyiapkan tedmon bekas, wadah baik berupa kolam dinding, kolam terpal, atau drum yang telah diisi air. Jangan lupa letakkan pelepah pisang untuk tempat belut berlindung dari sinar matahari. Kemudian Anda sudah bisa melanjutkan teknik pemeliharaan sama seperti induk belut sampai benih-benih tersebut siap dipanen dan mengulang kembali cara pembibitan belut air bersih untuk mendapatkan benih-benih baru.

Bagaimana Membuat Pakan Belut Air Bersih yang Baik dari Bahan Alami?

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Berikut ini merupakan cara membuat pakan belut dari bahan organik dan alami:

1. Cacing Tanah

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Cacing tanah merupakan salah satu makanan belut air tawar yang menjanjikan karena sangat disukai belut dan mengandung protein tinggi sehingga baik untuk pertumbuhan belut. Sebelum Anda memberikan pakan, sebaiknya Anda membersihkan cacing dengan menyiramnya menggunakan air kemudian menimbangnya.

2. Keong Mas

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Keong mas juga pakan belut yang banyak diminati sebab mengandung protein, kalsium, rendah kolesterol, energi, fosfor, dan karbohidrat. Cara memberikan pakan keong mas adalah dengan memisahkan daging keong mas dari cangkangnya. Sesuaikan berat daging keong mas dengan kebutuhan pakan belut dalam seharinya.

Cincang hingga berbentuk kecil-kecil untuk memudahkan belut ketika memakannya. Taburkan cincangan daging keong mas tepat di saluran air. Anda tidak dapat menaburnya di sembarang tempat sebab belut hanya mencari makan di bagian saluran air saja.

3. Bekicot

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Sama halnya dengan keong mas, cara membuat pakan dari bekicot pun sangat mudah. Beberapa kandungan gizi bekicot yang sangat baik untuk belut, yaitu protein, lemak, karbohidrat, fosfor, dan kalsium. Anda juga harus menebarkan cincangan daging bekicot di saluran air.

4. Cacing Sutra

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Cacing sutra yang dijadikan pakan belut ini banyak dibudidayakan oleh peternak. Ukurannya sekitar 1-3 cm. Nutrisi yang terkandung dalam cacing sutra sangat tinggi, yaitu terdapat protein, karbohidrat, dan lemak. Berbeda dengan keong mas dan bekicot, Anda bisa langsung memasukkan cacing sutera ke dalam wadah belut.

5. Kepiting Air Tawar

Budidaya Belut Tanpa Lumpur Dalam Drum

Cara membuat pakan dari kepiting air tawar adalah dengan menumbuk 200 gr temulawak, kemudian rebus dengan 1 liter air. Setelah air rebusan dingin, tuangkan air tersebut ke kolam pembesaran, lalu taburkan cincangan kepiting air tawar di saluran air.

Demikian pembahasan tentang cara beternak belut dalam terpal, dalam kolam dinding, dan dalam drum serta proses pembibitan hingga pemilihan pakan yang tepat. Kira-kira cara beternak belut mana yang menarik untuk Anda coba? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *